Wellcome and enjoy on my Blog

Free Premium Blogger Theme by NewBloggerThemes.com
16:26:00 | by romi poetra | Categories:

Cara Membuat Kabel LAN

Sebuah jaringan komputer bisa dihubungkan menggunakan berbagai medium, seperti kabel twisted pair dan berbagai macam teknologi wireless. Jarak sebuah simpul atau node di jaringan komputer bisa hanya sekitar beberapa meter (misalnya via Bluetooth) hingga tidak terbatas (misalnya internet).

Disini saya akan menjelaskan cara membuat kabel LAN dan langkah - langkahnnya, lengkap dengan video. Terdapat dua macam kabel twisted pair, yaitu: Shielded twisted pair (STP) dan Unshielded twisted pair (UTP). Jenis UTP banyak digunakan untuk LAN dan telepon.

Kabel UTP memiliki 5 kategori, yaitu:

  1.     Kategori 1 - suara kabel telepon
  2.     Kategori 2 - Data sampai dengan 4 Mbps
  3.     Kategori 3 - Data sampai dengan 10 Mbps
  4.     Kategori 4 - Data sampai dengan 20 Mbps
  5.     Kategori 5 - Data sampai dengan 100 Mbps
Yang biasa digunakan untuk LAN adalah kategori 3 dan 5 yang memiliki panjang maksimum tiap jalur 100 meter. Konektor yang digunakan untuk kabel UTP disebut RJ45. RJ merupakan singkatan dari Registered Jack. Kabel STP hampir sama dengan kabel UTP, hanya saja memiliki lapisan yang dapat melindungi dari interferensi elektrik.

Peralatan untuk membuat kabel LAN :

  •     Kabel LAN (UTP)
  •     Konektor RJ45
  •     Crimping (alat untuk menyatukan RJ45 dengan kabel Lan)
Untuk memudahkan dalam menentukan pin 1 konektor RJ45 adalah dengan membalikkan RJ45 ke arah muka kita, sehingga pin tembaganya terlihat. Pin nomor satu adalah kaki yang paling kiri.

Kabel UTP terdiri dari 8 kabel tembaga dengan warna yang berbeda – beda yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok warna, yaitu: orange, hijau, biru, dan cokelat.

Standarisasi pin pada kabel UTP. Pin Color

    White/orange - Orange
    White/green - Blue
    White/blue - Green
    White/brown - Brown




Teknik pengkabelan dalam LAN menggunakan UTP terbagi menjadi 2 macam, yaitu

1. Sraight / Lurus

Digunakan pada koneksi yang menggunakan banyak Komputer (Client) untuk membuat koneksi dengan menggunakan banyak komputer tentunya kita membutuhkan sebuah switch skemanya dari masing-masing komputer kabel LAN yang di hubungkan ke switch tersebut, berbeda dengan sistem per to per yang hanya menggunakan 2 buah komputer. Teknik ini digunakan pada topologi star. Type pemasangan kabel yang digunakan yaitu TYPE STRAIGHT(LURUS) yaitu TYPE 568B dan 568B
Pengkabelan untuk Straight:



Ujung kiri:

    Putih/Orange

    Orange
    Putih/Hijau
    Biru
    Putih/Biru
    Hijau
    Putih/Cokelat
    Cokelat

Ujung kanan:

    Putih/Orange
    Orange
    Putih/Hijau
    Biru
    Putih/Biru
    Hijau
    Putih/Cokelat
    Cokelat

Gambar Kabel Straight:


2. Cross / Silang

Teknik pengkabelan cross / silang digunakan untuk menghubungkan 2 buah komputer secara langsung (tanpa switch/hub) atau sering disebut dengan per to per. Biasanya juga digunakan untuk menghubungkan uplink antar switch, namun tidak semua switch memiliki fasilitas uplink. Type yang di pakai adalah CROSS (type SILANG) yaitu type yg berbeda yaitu 568A dan 568B.
Pengkabelan untuk Cross:

Ujung kiri:

    Putih/Orange
    Orange

    Putih/Hijau
    Biru
    Putih/Biru
    Hijau
    Putih/Cokelat

    Cokelat

Ujung kanan:

    Putih/Hijau
    Hijau
    Putih/Orange
    Biru
    Putih/Biru
    Orange
    Putih/Cokelat
    Cokelat

Gambar Kabel Cross:


Cara Memasang Kabel UTP:

    Kuliti Kabel UTP sesuai dengan kebutuhan.
    Lepaskan lilitan dan susunlah kabel sesuai urutannya (straight/cross).


    Ratakan ujung kabel yang telah disusun.
    Kemudian ujung tersebut masukkan ke dalam konektor RJ-45.
    Gunakan tang Crimping untuk Crimp RJ-45.

Menguji koneksi kabel

Dengan menggunakan multimeter: hubungkan kedua ujung pin kabel ke multimeter, bila jarum penunjuk bergerak berarti kabel berfungsi. Namun bila jarum diam maka berarti kabel tersebut tidak berfungsi dengan baik. Dengan menggunakan LAN tester : nyalakan tombol on untuk menggunakan LAN tester. Kemudian masukkan kedua ujung kabel LAN ke tempat yang disediakan oleh LAN tester. Perhatikanlah indicator lampu pada LAN tester, apakah urutannya sesuai dengan yang kita inginkan. Jika sesuai maka kabel berfungsi dengan baik
Reaksi: